Desain kemasan meruapakan salah satu hal yang terpenting disamping kualitas produk yang mempunyai nilai manfaat yang tinggi. Jika ingin memulai sebuah usaha baru dan sedang mencari ide untuk mendesain kemasan produk untuk usaha kamu? Ingin mencari inspirasi desain packaging yang paling fresh?

Silahkan hubungi kami Zweena dalam desain kemasan yang profesional dan menjual:

CV.Zweena Adi Nugraha
Jl. Semangka no.61B Kerten Laweyan SOLO Indonesia
Hotline: 081 2215 5525 / 0878 2215 5525

Desain kemasan sebuah produk merupakan bagian paling penting dari sebuah produk, yang bakalan menentukan apakah pembeli akan mengambil produk tersebut dari rak supermaket. Di Supermaket terdapat beribu-ribu produk yang berjajar di segala sisi, hanya kemasan produk teruniklah yang akan menentukan potensi orang akan mengambilnya dan kemungkinan membelinya. Desain kemasan biasanya didesain oleh packaging desainer atau desainer grafis.
Komponen desain kemasan nama & alamat sebagai bentuk pertanggung jawaban, produsen wajib mencantumkan nama produsen pada kemasan produk. Ini sekaligus sebagai jaminan dan panduan bagi
customer, siapa yang harus dihubungi berkaitan dengan produk.

Aturan lainnya seperti ilustrasi pada packaging diatur lebih dalam, misalnya produk sari buah yang terbuat bukan dari buah segar tidak boleh memberikan ilustrasi foto asli buah, tetapi harus ilustrasi karikatur
atau gambar kartun.

Komponen Desain Kemasan Keterangan Halal

Indonesia sebagai negara dengan penduduk mayoritas beragama Islam tentunya menginginkan sebuah kenyamanan dalam mengkonsumsi produk pangan yang beredar di pasaran. Oleh karena itu, jika produk pangan ingin memiliki pasar yang luas, sertifikasi halal mutlak diperlukan. Sebenarnya produk pangan dengan izin edar P-IRT atau BPOM MD sudah sangat memadai dan layak dipasarkan secara luas. Namun pasar Indonesia sangat memperhatikan adanya legalitas halal pada produk-produknya. Tidak heran jika sempat terjadi beberapa kasus yang menimpa restoran, toko roti atau bahkan produk retail yang belum memiliki sertifikat halal menjadi buah bibir pembicaraan di masyarakat. Ketiadaan sertifikat halal menjadi preseden buruk bagi produsen, sehingga akan secara langsung mempengaruhi jumlah
penjualan produk tersebut.

Sertifikat halal dikeluarkan oleh LPPOM MUI baik itu pusat maupun daerah. Diperlukan audit untuk memastikan bahan baku, proses produksi dan pengemasan dilakukan sesuai kaidah Halal. Untuk produsen yang hanya membeli bahan baku halal dan seluruh produk yang dihasilkan halal, maka
sistem jaminan halal akan relatif mudah, karena tidak perlu ada pemisahan bahan baku dan peralatan antara bahan/alat yang digunakan untuk produk halal dengan tidak halal.

Hasil audit yang telah dibawa ke sidang fatwa akan diberikan sertifikasi Halal jika sesuai dengan ketentungan yang telah ditentapkan. Sertifikat halal berlaku selama  tahun, oleh karena itu setiap produsen
harus terus memperpanjang sertifikat hala jika ingin mencantumkan logo halal pada packaging. Untuk produk impor, seertifikat halal dapat dikeluarkan oleh lembaga sertifikasi halal negara setempat, namun
lembaga sertifikasi halal tersebut harus diakui oleh LPPOM MUI. Diantara lembaga sertifikasi halal yang telah diakui LPPOM MUI adalah sebagai berikut :

  1. Tidak diperkenankan mencantumkan logo halal pada kemasan, jika belum memiliki sertifikat halal
  2. Komponen Desain Kemasan Izin Beredar setiap produk yang dipasarkan secara umum wajib mengantongi sejumlah izin sesuai peraturan pemerintah atau instansi terkait.
  3. Produk pangan hanya bisa dipasarkan secara luas kepada masyarakat jika minimal mengantongi izin edar dari dinas kesehatan setempat. Izin edar skala terendah yang dikeluarkan dinas kesehatan adalah P-IRT (Pangan Industri Rumah Tangga). Untuk produk pangan yang berskala Nasional dan Industri Besar atau produk-produk yang tidak dapat dicakup dengan P-IRT, dapat menggunakan izin MD. Produk pangan impor yang dipasarkan di Indonesia harus mengantongi izin ML.

Komponen Desain Kemasan Kode Produksi

Dalam setiap kemasan, Kode Produksi selalu didampingkan dengan Tanggal Kadaluwarsa. Selain untuk memudahkan dalam proses pencetakan kedua kode tersebut, juga untuk memudahkan customer membacanya, karena kedua kode tersebut sangat berkaitan. Jika tanggal kadaluwarsa berkaitan dengan
umur produk, maka kode produksi dapat mewakili serangkaian data yang dimiliki oleh produsen yang pada umumnya terkait dengan :

  1. Waktu produksi ; meliputi tanggal dan waktu (jam) produk tersebut diproses
  2. Nomor Batch : nomor urut racikan/formulasi produk
  3. Line yang digunakan : untuk industri besar yang mempunyai beberapa line produksi, dapat juga mewakili lini produksi mana yang digunakan
  4. Bahan yang digunakan : asal usul bahan yang digunakan

Kode produksi memudahkan produsen melacak produk jika terjadi kesalahan produk, kasus keracunan pada produk pangan, sehingga pabrikan bisa menelusuri akar permasalahan yang terjadi dan jika perlu melakukan recall (penarikan) produk yang mempunyai kode produksi yang sama. Evaluasipun dapat dilakukan pada supplier, kondisi mesin, operator dll

Komponen Desain Kemasan Berat Bersih

Konsumen semakin kritis, oleh karena itu produsen dituntut untuk cermat dan tepat dalam menentukan dan mencantumkan keterangan berat/volume produk yang berada dalam kemasan. Di Indonesia mungkin saja baru beberapa kasus terjadi tuntutan customer akibat ketidaksesuaian antara keterangan berat produk pada kemasan dengan berat produk sebenarnya, namun bukan berarti produsen bisa seenaknya.

Menurut peraturan, keterangan berat/volume produk untuk pasar Indonesia harus mencantumkan tulisan berat bersih atau isi bersih bukan netto yang menggambarkan berat/volume bersih produk yang berada di dalam kemasan. Untuk IKM yang proses penimbangan masih manual, menentukan berat bersih
adalah berat bruto (berat kotor) dikurangi berat kemasan kosong.

Tahapan penimbangan adalah sebagai berikut :

1. Nyalakan timbangan sampai stabil di angka nol

2. Letakkan kemasan pada timbangan, kemudian tera (buat angka di timbangan menjadi nol)

3. Timbang produk ke dalam kemasan sesuai dengan berat yang diinginkan

4. Angka yang tercantum pada timbangan merupakan angka netto produk

Komponen Desain Kemasan Daftar Bahan yang digunakam

Beberapa tvc produk pangan yang mengutamakan khasiat atau kandungan nutrisi meminta konsumen untuk cerdas mengamati dan mengetahui bahan penyusun yang digunakan serta nutrisi yang dikandung produk dalam kemasan tersebut.

Konsumen sudah banyak mengenal susu yang disampaikan dalam iklan sebagai susu kaya
kalsium, namun benarkah kandungan kalsium dalam produk tersebut tinggi. Lalu bagaimana juga dengan tablet vitamin C yang kandungan-nya mulai dari 5 mg, 500 mg sampai 1.000 mg vitamin C dalam satu tablet. Bukan hanya sekedar tahu, karena kebutuhan tubuh akan nutrisi tertentu dibatasi dengan kemampuan tubuh menyerap nutrisi tersebut.

Kenali istilah-istilah penyusun makanan, seperti Mono Sodium Glutamat (MSG) yang juga sering ditulis sebagai Mono Natrium Glutamat yang mempunyai arti sama. Biasanya penulisan ini dimaksudkan supaya tidak menarik perhatian bagi sebagian kalangan yang percaya bahwa MSG merugikan kesehatan.

Tanggal Kadaluwarsa

Saat Anda membeli makanan pasti Anda selalu memperhatikan tanggal kadaluarsa yang tertera di makanan tersebut. Tapi tahukah Anda bahwa sebenarnya makanan menggunakan sistem penanggalan yang berbeda yaitu Best Before (BB) dan Use-By (UB).

Hukum yang ada di Eropa menuturkan bahwa tanggal BB menunjukkan kapan makanan
tersebut berada pada kualitas yang premium. Sedangkan UB menunjukkan tanggal ketika makanan tersebut harus dimakan sebelum berpotensi menimbulkan bahaya kesehatan.

Istilah Best Before (BB) menunjukkan batas suatu produk masih dijamin kualitasnya. Kualitas dan kandungan nutrisinya akan turun setelah tanggal tersebut terlewati, namun belum tentu membahayakan kesehatan selama kemasannya masih utuh.

Use Bye (UB) dikenal juga expired date digunakan untuk produk yang menyebabkan risiko kesehatan secara langsung ketika sudah melewati tanggal yang tercantum. Biasanya dicantumkan pada produk-produk yang tidak stabil atau mudah rusak dalam penyimpanan jangka panjang, misalnya daging dan beberapa jenis keju.

Expired date dan Use-By (UB) merupakan batas yang relatif lebih tegas dibandingkan Best Before (BB). Dengan alasan keamanan dan kesehatan, jangan pernah mengonsumsi produk makanan yang telah melewati batas expired date atau used-by.

Para ahli mengakui bahwa label yang ada ini bisa menyesatkan konsumen sehingga mengakibatkan makanan terbuang secara sia-sia, seperti halnya di Inggris yang harus membuang 8 juta ton makanan setiap tahunnya.

Namun penggunaan tanggal UB sangat berguna, karena produsen menempatkan informasi ini pada label untuk menunjukkan ke konsumen kapan makanan tersebut bisa menyebabkan keracunan jika dimakan. Hal ini penting untuk anak-anak, usia lanjut serta ibu hamil, ujar juru bicara dari Food Standards Agency (FSA), seperti dikutip dari Dailymail.

Robert Martin dari keamanan mikrobiologi pangan FSA menuturkan pelabelan makanan yang sudah diperkenalkan sejak tahun 1980 tetap menjadi indikator yang penting dalam hal kesegaran makanan.

Sebelum ada peraturan mengenai label tanggal pada makanan, masyarakat biasanya harus merasakan sedikit atau mencium aromanya untuk mengetahui apakah makanan ini bisa berisiko keracunan atau tidak jika dikonsumsi.

Zweena  memiliki strategi khusus dalam menciptakan labeling untuk keperluan bisnis anda sehingga membuat sebuah produk menjadi trend. Hubungi kami, team kami siap membantu memberikan solusi.

CV ZWEENA ADI NUGRAHA

  1. Zweena Adi Nugraha merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa maklon / pembuatan Produk Kosmetik dan produsen Sabun Herbal.
  2. Kami melayani dengan profesional jasa maklon berbagai macam varian Produk Kosmetik dengan standarisasi BPOM.
  3. Zweena Group yang terdiri dari CV.Zweena Adi Nugraha, PT.Adev Natural Indonesia dan PT. Tissan Nugraha Globalindo telah banyak dipercaya banyak customer untuk melayani pembuatan produk / Jasa Maklon semua Produk Kosmetik dan sabun herbal dari perusahaan MLM (Multi Level Marketing), Klinik Skincare maupun Private label dengan brand konsumen sendiri. Sekaligus melakukan penjualan produk kepada distributor ataupun konsumen langsung.

Zweena Group selalu berinovasi dan kreatif dalam mengembangkan produk kosmetik dan sabun herbal dengan mengikuti trend market yang sedang berkembang baik dalam hal formulasi, bentuk, desain dan selalu menjaga kualitas setiap produk yang kami produksi. Semua produk yang kami produksi semua sudah teruji dan mendapatkan ijin edar dari BPOM. Perusahaan sudah tersertifikasi CPKB dan diijinkan untuk melayani pembuatan produk / jasa maklon produk kosmetik dengan private label dari pihak luar. Semua Produk yang kami kerjakan sudah melalui proses Laboratorium sesuai Standar yang di tetapkan BPOM, semua produk kosmetik dan sudah teruji dan mendapatkan ijin edar dari BPOM. Sehingga semua produk kosmetik produksi kami untuk Mitra Usaha sudah aman dalam pemakaian dan Penjualan. Kami Bermitra dengan Perusahaan MLM,Klinik-klinik skincare maupun dengan Perusahaan yang mempercayakan pembuatan produknya kepada kami. Jadikan lah Kami sebagai Partner Terbaik bisnis Anda.

CV.Zweena Adi Nugraha
Jl. Semangka no.61B Kerten Laweyan SOLO Indonesia
Hotline: 081 2215 5525 / 0878 2215 5525


Jasa Maklon Kosmetik | Produsen Kosmetik BPOM | Kasa Maklon Sabun Herbal | Maklon Produk Kosmetik