Apakah Suntik Vitamin C Efektif Mencerahkan Kulit?

Zweena Lovers mungkin sudah memahami bahwa suntik vitamin C adalah salah satu cara mencerahkan kulit. Namun, apakah cara ini memiliki efek samping karena seperti yang kita ketahui ada banyak cara instan untuk mencerahkan kulit yang sebenarnya cukup berbahaya dan akhirnya merusak kulit karena melakukan cara-cara yang salah.

39. Apakah Suntik Vitamin C Efektif Mencerahkan Kulit

 

Manfaat Vitamin C

Vitamin C merupakan zat yang dibutuhkan oleh setiap orang dengan banyak manfaat yang dibutuhkan tubuh. Vitamin C adalah vitamin yang paling aman untuk dikonsumsi sehari-hari. Kebanyakan orang meminumnya ketika sedang flu dan pilek. Vitamin C memainkan peran yang sangat penting dalam metabolisme tubuh, sintesis kolagen (faktor pengencang kulit), mengurangi perubahan warna kulit dan bertindak sebagai antioksidan.

Vitamin C berfungsi untuk menghambat enzim tirosinase yang berperan dalam pembentukan pigmen. Saat proses pigmentasi dihentikan, kulit otomatis menjadi bersih dan bercahaya. Vitamin C sebagai antioksidan (anti aging) dapat mencegah kerusakan akibat radikal bebas yang termasuk salah satu faktor penyebab penuaan dini.

Kebutuhan Tubuh Akan Vitamin C

Vitamin C yang cukup akan mendorong pembentukan kolagen atau senyawa yang mengandung asam amino yang mirip dengan lem yang mengikat sel. Perekat ini merupakan bagian dari struktur dasar jaringan ikat seperti kulit, tulang dan sendi.

Hasilnya, kulit menjadi kencang, elastis, lembut dan penuh energi. Pemenuhan kebutuhan vitamin C dapat dicapai melalui konsumsi buah langsung, injeksi, dan suplemen makanan. Ketiganya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Suntikan vitamin C (biasanya 100-4000 mg sekaligus) dapat memberikan dosis besar ke tubuh langsung ke aliran darah. Namun, tidak semua vitamin C dosis tinggi akan diserap oleh tubuh, selebihnya akan tetap dikeluarkan melalui urin.

Di sisi lain, meskipun dosisnya kecil, dengan mengonsumsi makanan atau buah-buahan yang kaya vitamin C, tubuh menerima vitamin dan nutrisi lain (seperti vitamin E dan A) yang dapat meningkatkan efek vitamin C dan juga memberikan manfaat lain yang baik bagi tubuh.

Cara Terbaik Mengonsumsi Vitamin C

Suplemen vitamin C harus diberikan bersamaan dengan vitamin nutrisi yang lain. Perlu diketahui bahwa tubuh manusia hanya membutuhkan 60 mg hingga 90 mg vitamin C per hari. Dengan konsumsi dosis tinggi, sisanya akan diekskresikan dalam urin.

Lalu mengapa seseorang harus menjalani suntik vitamin C untuk mencerahkan kulit? Padahal sari buah jeruk mengandung 40 mg hingga 70 mg vitamin C per 100 ml bahkan jambu biji memiliki kandungan vitamin C 183 mg per 100 ml.

Suntikan vitamin C diyakini lebih efektif untuk mencapai tujuan dalam mencerahkan kulit karena langsung menuju ke pembuluh darah. Layanan suntik vitamin C ini benar-benar bermanfaat bagi tubuh dan kulit.

Suntik vitamin C biasanya dilakukan seminggu sekali dengan dosis 1000-4000 mg sekali, biasanya efeknya akan terasa setelah 8-10 suntikan tergantung hasil yang diinginkan dan tingkat kecerahan kulit. Kulit menjadi lebih cerah, lebih elastis dan kenyal bahkan kerutan menjadi lebih samar dan berkurang.

Makanan Mengandung Vitamin C

Vitamin C memang telah dikenal memiliki banyak manfaat mulai dari melindungi tubuh dari penyakit hingga menjaga kulit tampak awet muda. Tidak ada salahnya untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin C sehingga kulit bisa lebih cerah secara alami sekaligus menjaga kesehatan tubuh.

Untuk mendapatkan vitamin C yang cukup, Anda perlu mengonsumsi makanan kaya vitamin C secara teratur. Mengkonsumsi berbagai makanan yang mengandung vitamin C adalah cara terbaik untuk memenuhi kebutuhan vitamin C tubuh Anda. Vitamin C dapat diperoleh dari buah dan sayuran segar dalam jumlah yang bervariasi.

Buah yang Mengandung Vitamin C Tinggi

 1. Jambu biji

Salah satu yang memiliki kandungan tinggi vitamin C yaitu jambu biji. Jambu biji mengandung kurang lebih 125 mg vitamin C. Jumlah ini setara dengan 140% kebutuhan vitamin C per hari.

 2. Jeruk

Satu buah jeruk memiliki kandungan sekitar 70 mg vitamin C. Jumlah ini cukup untuk mendapatkan vitamin C setiap hari. Selain dikonsumsi langsung secara utuh, jeruk juga bisa diolah menjadi minuman segar misalnya jus jeruk. Setiap gelas jus jeruk mengandung setidaknya 125 mg vitamin C.

 3. Pepaya

Satu porsi atau sekitar 150 gram pepaya memiliki kandungan sekitar 90 mg vitamin C. Jumlah ini jelas cukup untuk asupan vitamin C harian yang direkomendasikan. Buah yang banyak ditemukan di Indonesia ini diyakini juga dapat mencegah demensia dan kanker serta menyehatkan saluran pencernaan dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.

 4. Stroberi

Satu porsi atau 150 gram stroberi mengandung sekitar 90 mg vitamin C. Stroberi bahkan memiliki kandungan antioksidan tinggi berupa antosianin (pewarna alami pada sayuran dan buah-buahan). Blueberry dan blackcurrant juga kaya akan vitamin C.

 5. Cabe merah

Buah yang sering disamakan dengan sayuran ini merupakan salah satu bumbu kuliner yang paling umum dikonsumsi di Indonesia. Namun ternyata cabai merah mengandung cukup banyak vitamin C. Satu cangkir (sekitar 80 gram) cabai merah mengandung sekitar 100 mg vitamin C. Jumlah vitamin C juga kurang lebih sama dengan paprika, buah yang masih dalam kelompok yang sama.

Selain buah-buahan tersebut, masih banyak buah-buahan lain yang juga tinggi vitamin C, antara lain:

  • 1 buah mangga dan segelas jus Tahitian noni memiliki kandungan vitamin C sekitar 120 mg.
  • 1 buah nanas atau sekitar 100 gram buah lengkeng mengandung vitamin C sekitar 80 mg.
  • 1 buah kiwi mengandung vitamin C sekitar 65 mg.
  • 1 buah lemon mengandung vitamin C sekitar 85 mg.

Sayuran yang Mengandung Vitamin C Tinggi

 1. Brokoli

Semangkuk brokoli hijau mengandung vitamin C sekitar 80 mg. proses memasak brokoli akan mengurangi kandungan vitamin C di brokoli hingga 50 mg tetapi jumlah ini masih membuat brokoli sebagai sumber vitamin C yang baik.

 2. Kembang kol

Sayuran sejenis brokoli ini juga memiliki kandungan vitamin C meski kadarnya tidak setinggi kandungan vitamin C brokoli. Semangkuk kembang kol mentah mengandung sekitar 50 mg vitamin C.

 3. Bayam

Semangkuk bayam (sekitar 30 gram) mengandung 8,5 mg vitamin C. Kandungan vitamin C bayam memang tidak setinggi kandungan vitamin C di sayuran dan buah-buahan yang lain, tetapi bayam tidak boleh dianggap enteng.

Sayuran ini memiliki berbagai kandungan nutrisi penting seperti vitamin A, vitamin K, asam folat, kalium dan zat besi. Nilai gizi ini menjadikan bayam sebagai sayuran yang layak dikonsumsi secara rutin. Untuk mencegah kekurangan vitamin C, pastikan Anda mengonsumsi cukup buah dan sayur setiap hari.

Apabila Zweena Lovers ingin mencerahkan kulit dengan instan, mungkin bisa melakukan suntik vitamin C namun perlu menyediakan budget yang besar. Cara alami seperti mengonsumsi buah dan sayuran kaya vitamin C juga bisa dilakukan namun tentu dengan hasil yang perlu kesabaran. Nah, Zweena Lovers juga dapat membuat produk merek sendiri dengan kandungan vitamin C di Zweena sebagai maklon kosmetik atau minuman herbal untuk membantu mencerahkan kulit.

Leave a Comment

Scroll to Top