Bagaimana Cara Membuat Sabun Cuci Tangan?

Semenjak pandemi Covid 19 yang melanda sebagian besar negara di seluruh dunia, pemerintah mewajibkan masyarakat untuk senantiasa menggunakan sabun cuci tangan setelah bepergian ke suatu tempat. Sayangnya banyak yang menilai bahwa harganya sangat mahal, sehingga berikut ini adalah cara membuat hand wash paling mudah.

Langkah-Langkah Membuat Sabun Cuci Tangan

Hand wash merupakan jenis sabun yang khusus untuk membersihkan kotoran atau bakteri yang menempel di tangan. Ide produk ini tercipta karena menurut dunia kesehatan, air saja tidak cukup untuk membersihkan beberapa hal di atas.

Berikut ini adalah langkah-langkah yang tepat untuk membuat sabun cuci tangan secara mandiri. Simak penjelasannya sampai akhir ya!

1. Mengetahui Jenis Sabun 

Pertama yang harus dilakukan adalah mengetahui beberapa jenis sabun yang terdiri dari foam, cair, kertas atau lembaran, batangan dan gel.

Foam

Hand wash berjenis foam ini sangat mudah dan lembut jika digunakan karena tidak perlu menggosok tangan terlalu keras untuk menghasilkan busa. Selain itu foam juga mudah dibilas sehingga lebih menghemat waktu, tentunya jenis inilah yang disukai anak-anak.

Cair

Kedua adalah cair yang mengandung antiseptik dan dinilai lebih higienis dari segi kemasan. Kelebihannya adalah berbahan dasar ekstra pelembab sehingga tidak membuat tangan menjadi lengket.

Kandungan pelembab ini juga yang membuat tangan lebih licin dibandingkan ketika menggunakan sabun batang biasa. Namun tetap saja cara mencuci tangannya harus mengikuti standar SNI agar kuman dan bakteri benar-benar hilang.

Kertas atau Lembaran

Apabila sedang bepergian, maka menggunakan sabun cuci tangan jenis kertas atau lembaran adalah pilihan yang tepat karena berbentuk sangat tipis dan sekali pakai. Jenis ini merupakan varian terbaru yang dikemas dalam wujud yang menarik.

Batangan

Sabun ini adalah yang paling sering digunakan oleh masyarakat Indonesia. Selain untuk cuci tangan, juga bisa digunakan untuk mandi. Berdasarkan data yang dilansir dari bustle.com, kekurangan sabun batang adalah lebih mudah membuat kulit kering karena menyapu kelembaban alami.

Gel

Terakhir adalah bentuk gel yang sering dikenal dengan sebutan hand sanitizer. Tidak membutuhkan air untuk dibilas karena akan mengering dengan sendirinya setelah digosok menggunakan tangan.

Syarat untuk membuat hand sanitizer minimal mengandung alkohol 70% sehingga bisa mengatasi mikroorganisme yang berbahaya.

2. Memformulasikan Bahan Baku

Selanjutnya adalah pembahasan yang menjawab pertanyaan apa bahan sabun cuci tangan? Berikut ini penjelasan lengkapnya:

Minyak Lemak dan Kaustik Soda

Sabun cuci tangan biasanya mengandung kombinasi bahan lembak cair dengan hydroxide. Keduanya diolah melalui proses saponifikasi. Pun sama dengan sabun mandi, hanya saja menggunakan potasium hydroxide.

Fungsi lemak cair adalah membuat tangan menjadi lebih lembut dan lembab. Beberapa sumber penelitian menyebutkan bahwasanya sabun mandi dan cuci tangan memiliki formula hampir sama, hanya saja ada bahan baku yang membuat sifat hand wash menjadi lebih keras.

Surfaktan

Bahan yang kedua adalah surfaktan yang berfungsi mencegah iritasi pada kulit. Beberapa produk juga menambahkan pelembab agar membuat tangan tidak mudah kering. Sabun cuci tangan yang mengandung bahan ini biasanya tidak menghasilkan busa yang terlalu banyak.

Antiseptik atau Alkohol

Antiseptik atau alkohol bermanfaat agar tangan terhindar dari bakteri. Namun kadarnya juga sudah ditentukan agar tidak berbahaya bagi kulit. Kedua bahan ini juga dinilai lebih efektif untuk mencegah atau mengurangi infeksi bakteri. Sampai sini apakah bisa dipahami?

Jika bertanya berapa harga sabun cuci tangan atau hand soap? Jawabannya tergantung, karena masing-masing produk mematok harga yang berbeda. Tinggal memilih saja sesuai dengan kebutuhan dan keinginan.

3. Cara Pencampuran Bahan

Cara membuat hand soap sebenarnya berbeda-beda tergantung bagaimana bentuknya. Nah berikut ini ada dua opsi yang paling sering dilakukan:

Pelarutan

Pelarutan yang dimaksud di sini adalah membuat sabun padat menjadi cair. Bahan yang dibutuhkan yaitu:

  1. Sabun batang atau padat.
  2. Wadah atau kemasan sabun yang sudah tidak terpakai.
  3. Air panas.
  4. Parutan .

Langkah pembuatannya yaitu:

  1. Menyiapkan sabun batang, merk apapun boleh.
  2. Parut sabun batang yang sudah disiapkan.
  3. Campurkan parutan tersebut ke dalam air panas dan aduk hingga semuanya larut dengan air.
  4. Tuangkan sabun yang sudah mencair tadi ke dalam wadah yang sudah disiapkan

Bagaimana sangat mudah bukan? Sekarang bisa mempraktekkan sendiri cara pelarutan ini di rumah masing-masing.

Saponifikasi atau Reaksi Penyabunan

Saponifikasi atau reaksi penyabunan sedikit rumit dibanding pelarutan karena membutuhkan alkali dan minyak. Minyak disini merupakan bahan alami yang digunakan untuk membuat sabun cair karena ada kandungan trigliserida di dalamnya.

Proses saponifikasi atau penyabunan ini disebut sebagai hot process karena membutuhkan panas untuk mengubah minyak menjadi sabun. Sedangkan alkali yang digunakan biasanya berjenis potasium hidroksida yang bisa dibeli di toko kimia.

Alat dan bahan berikut ini harus disiapkan terlebih dahulu:

  1. Alat pengaman diri seperti masker, sarung tangan dan kacamata.
  2. Wadah kaca yang tahan panas.
  3. Gelas ukur (ml).
  4. Botol yang terbuat dari plastik atau kaca untuk menyimpan.
  5. Indikator pH universal atau pH meter.

Sedangkan bahan yang dibutuhkan untuk membuat sabun cuci tangan melalui proses saponifikasi ini adalah:

  1. Sodium lactate.
  2. Minyak zaitun.
  3. Essential oil atau pewangi.
  4. Minyak kelapa.
  5. Asam sitrat atau asam stearat.
  6. Air yang sudah mendidih.
  7. Potasium hidroksida.

Terkait langkah-langkah dalam proses saponifikasi tidak bisa dilakukan secara sembarangan dan membutuhkan tingkat ketelitian yang tinggi.

Informasi di atas hanya sebagai pandangan terkait bahan apa yang digunakan, jangan sesekali mencoba tanpa pengawas ahli ya!

4. Memasukkannya Ke Dalam Kemasan

Setelah mengetahui cara membuat hand soap selanjutnya adalah memasukkannya ke dalam kemasan. Ada beberapa jenis yang beredar di Indonesia:

Botol

Pertama adalah botol yang memiliki kelebihan bisa membeli refillnya saja jika sudah habis. Bahkan beberapa perusahaan hand soap mematok harga yang murah untuk kemasan refill.

Jerigen

Apabila ingin beli dalam jumlah yang banyak, maka membeli kemasan jerigen adalah pilihan yang tepat. Kemasan ini dibagi menjadi beberapa botol kemudian disebarkan di tempat yang membutuhkan.

Sachet

Terakhir adalah kemasan sachet kecil yang kebanyakan refill dari suatu produk. Biasanya masyarakat mengisikan ke dalam botol yang sudah digunakan sebelumnya.

Apakah mencuci tangan sudah cukup untuk mencegah covid? Jawabannya adalah tidak, tetap harus memakai dua masker dan menjaga jarak. Selain itu, beberapa orang memilih untuk membuat hand soap sendiri agar lebih murah dan bisa dijual kembali.

Sayangnya, masyarakat lebih memilih yang sudah memiliki izin BPOM karena dinilai lebih higienis dan terpercaya. Jika Zweena Lovers ingin membuatnya dan sudah memiliki modal namun tidak ada lahan dan bahan baku maka bisa memakai jasa maklon kosmetik.

Zweena adalah satu-satunya yang paling recommended untuk bekerja sama membuat sabun cuci tangan yang higienis, efektif dan sudah mendapatkan izin resmi dari BPOM. Tinggal buka website Zweena.co.id dan konsultasikan kepada nomor yang tertera.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *